Choose Your language

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Jumat, 03 September 2010

Dua Kalimat Syahadat adalah Syarat Utama Untuk Masuk Islam

SYAHADATAIN (DUA KALIMATSYAHADAT)
Dua kalimat syahadat (laa ilaaha illAllah ( Yahweh / Eloha ) wa anna Muhammadan Rasulullah) merupakan rukun Islam yang pertama yang diatasnya didirikan amalan dan tidak diterima suatu amal tanpa keduanya. Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari sahabat Ibnu Umar radhiAllah ( Yahweh / Eloha )u ‘anhu, bahwa Rasulullah ShalalAllah ( Yahweh / Eloha )u ‘Alaihi Wassalam bersabda:
“Islam dibangun diatas lima perkara: bersaksi bahwa tidak ada ilaah yang berhak
disembah kecuali Allah ( Yahweh / Eloha ) semata dan bahwasanya Muhammad itu utusan Allah ( Yahweh / Eloha ),
mendirikan shalat, menunaikan zakat, melaksanakan haji dan shaum di bulan
Ramadhan.” (HR.Bukhari danMuslim)

Dalildari Syahadat Laailaaha illAllah ( Yahweh / Eloha )

Adapun dalil syahadat laa ilaaha illAllah ( Yahweh / Eloha )adalah firman Allah ( Yahweh / Eloha ):
”Allah ( Yahweh / Eloha ) menyatakan bahwasanya tidak ada Ilah (yang berhak disembah) melainkan
Dia, Yang menegakkan keadilan. Para malaikat dan orang-orang yang berilmu
(juga menyatakan yang demikian itu). Tiadalah ilah (yang berhak disembah) selain
Dia.” (QS.AliImran:18)

Dalil untuk syahadat adalah sebuah ayat yang agung yang menunjukkan betapa
pentingnya syahadat, karena merupakan sebuah kesaksian yang sangat agung.
Persaksian yang agung adalah persaksian tauhid karena yang bersaksi adalah Allah ( Yahweh / Eloha )
Subahanahu wa Ta’ala dan para Malaikat bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah ( Yahweh / Eloha ).

Persaksian Diatas mengindikasikan dan menyatakan serta mengikrarkan bahwa Tuhan yang wajib disembah Adalah Allah ( Yahweh / Eloha ) ( Yahweh / Eloha ).

Bukan Palang Melintang, Bukan Manusia yang Hina, bukan Patung ataupun Kuburan serta BUKAN HAJAR ASWAD.

Karena itu semua adalah benda yang tidak berguna.

Allah ( Yahweh / Eloha ) ( Yahweh / Eloha ) berfirman (yang artinya), "Apakah kamu merasa aman terhadap Yang di Langit? Dia akan menjugkir-balikkan bumi bersama kamu" (Al Mulk:16). Menurut Ibnu Abbas RadhiyAllah ( Yahweh / Eloha )u ‘anhu yang dimaksud dengan ‘Yang di langit’ adalah Allah ( Yahweh / Eloha ) seperti yang dituturkan dalam kitab tafsir Ibnul Jauzy.

Adapun firman Allah ( Yahweh / Eloha ) (yang artinya), "Dan Allah ( Yahweh / Eloha ) selalu bersamamu dimana kamu berada" (Al-Hadid:4). Yang dimaksud adalah Allah ( Yahweh / Eloha ) itu selalu bersama kita (pengawasan-Nya) dimana Allah ( Yahweh / Eloha ) mendengar dan melihat kita, seperti keterangan dalam tafsir Ibnu Katsir dan kitab Jalalain.

Allah ( Yahweh / Eloha ) berfirman (yang artinya), "Allah ( Yahweh / Eloha ) yang maha pengasih itu ‘istiwa’ di atas Arsy" (Taha:4). Sebagaimana diterangkan dalam hadits Bukhary, para tabiin menafsirkan istiwa dengan naik dan meninggi.

Allah berfirman (yang artinya), "Ialah Allah yang ada di langit-langit" (Al An’am:3). Ibnu Katsir mengomentari ayat ini sebagai berikut, "mufassirin sependapat bahwa kita tidak akan berkata seperti ucapan bahwa kita tidak akan berkata seperti perkataan Jahmiyah (golongan sesat) yang mengatakan bahwa Allah berada di setiap tempat. Mahasuci Allah dari ucapan mereka."

Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasallam pernah menanyai seorang budak wanita, "dimanakah Allah?".Jawabnya,"Di langit !". Rasulullah bertanya," Siapa saya?". Dijawab lagi, "Kamu Rasulullah". Lalu Rasulullah bersabda, "merdekakanlah ia, karena dia seorang mukminah".

Dari Keterangan Diatas Allah ( Yahweh / Eloha ) ( Yahweh / Eloha ) berada diatas langit bukan di Ka`bah atau pun di Kotak hitam.

Kalimat Syahadat merupakan Suatu kemuliaan. Dan Harus tertanam di dada Seluruh manusia Kristenkah dia, Budhakah dia, Hindukah dia, Konghuchu kah dia. Karena Allah ( Yahweh / Eloha ) menciptakan manusia itu sama yaitu dalam keadaan Islam yaitu dengan memberikan persaksian Tiada Tuhan Selain Allah ( Yahweh / Eloha ).

Berarti Tuhan tidak berbentuk Patung, Palang melintang, Berbentuk Manusia yang Hina, atau pun HAJAR ASWAD karena Allah ( Yahweh / Eloha ) berada di atas Arsy ( Langit )
Allah ( Yahweh / Eloha ) berfirman (yang artinya), "Apakah kamu merasa aman terhadap Yang di Langit? Dia akan menjugkir-balikkan bumi bersama kamu" (Al Mulk:16).

Allah ( Yahweh / Eloha ) berfirman (yang artinya), "Allah ( Yahweh / Eloha ) yang maha pengasih itu ‘istiwa’ di atas Arsy" (Taha:4).

Sabda Muhammad SAW,”Apabila mati anak Adam, maka terputuslah amal perbuatannya kecuali tiga hal; shadaqah jariyah, anak shaleh yang mendo’akannya dan ilmu yang bermanfaat baginya sepeninggalnya”, (HR.
Muslim dari Abu Hurairah).

Adapun hadits Muhammad adalah sebagaimana yang diriwayatkan dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda:

Artinya,” Iman itu terdiri dari tujuh puluh lebih cabang atau enampuluh lebih cabang. Yang paling tinggi ialah ucapan La Ilaaha IllAllah ( Yahweh / Eloha ), sedang yang paling rendah adalah menyingkirkan duri (sesuatu yang mengganggu) dari jalan dan malu adalah sebagian dari iman”, (HR.Bukhari dan Muslim).

MAKNA DARI SYAHADAT LAA ILAA HA ILLALAH.
Adalah mengandung arti Tiada Sesembahan yang berhak disembah, dibenarkan kecuali Allah ( Yahweh / Eloha ).

Syahadat mempunyai Rukun :
1. Menafikan(meniadakan)
Laa ilaaha (tiada Ilah yang berhak disembah) membatalkan atau menolak apa yang disembah selain Allah ( Yahweh / Eloha ) dalam semua bentuknya dan mewajibkan untuk mengingkari semua yang disembah selain Allah ( Yahweh / Eloha ).

Menafikkan adanya Palang Melintang, Menafikan adanya Manusia yang Hina, menafikkan Patung dll.

2. Menetapkan
IllAllah ( Yahweh / Eloha ) (kecuali Allah ( Yahweh / Eloha )) menetapkan bahwa tiada yang berhak dengan peribadatan kecuali Allah ( Yahweh / Eloha ).

Adapun rukun syahadat “MuhammadurRasulullah”, maka ada dua yaitu:
1. Mengakui kerasulan Muhammad Shalalallahu ‘AlaihiWassalam.
2. Meyakini bahwa Beliau Shalalallahu ‘Alaihi Wassalam hanya hamba, sebagaimana yang Beliau Shalalallahu ‘Alaihi Wassalam sabdakan:
“Sesungguhnya saya hanyalah hamba, maka sebutlah: hamba Allah dan Rasul-Nya.”
Maka beliau Shalalallahu ‘Alaihi Wassalam tidak boleh diangkat melebihi derajat ketinggiannya hingga memberikan beliau Shalalallahu ‘Alaihi Wassalam suatu sifat yang khusus bagi Allah, misalnya: meyakini beliau Shalalallahu ‘Alaihi Wassalam mengetahui yang ghaib, memberika manfaat dan memudharatkan, dapat mengabulkan hajat dan menghilangkan kesusahan.

MAKA KALIMAT SYAHADAT ADALAH KALIMAT YANG MULIA YANG TELAH DI UCAPKAN OLEH YESUS, MUSA DAN NABI – NABI TERDAHULU

MAKA SESUNGGUHNYA ORANG-ORANG YANG MENGATAKAN BAHWA YESUS ADALAH TUHAN DAN PALANG MELINTANG SEBAGAI SESEMBAHAN YANG HARUS DISEMBAH ADALAH UCAPAN TERKUTUK DAN LAKNAT DAN TIDAK AKAN DIAMPUNI OLEH ALLAH ( YAHWEH / ELOHA ) ITU SENDIRI.
---------
--------------------------------------------------------------------------------------------
Allah berfirman (yang artinya), "Allah yang maha pengasih itu ‘istiwa’ di atas Arsy" (Taha:4). Sebagaimana diterangkan dalam hadits Bukhary, para tabiin menafsirkan istiwa dengan naik dan meninggi.
Allah berfirman (yang artinya), "Ialah Allah yang ada di langit-langit" (Al An’am:3).
Allah berfirman (yang artinya), "Allah yang maha pengasih itu ‘istiwa’ di atas Arsy"
Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasallam pernah menanyai seorang budak wanita, "dimanakah Allah?".Jawabnya,"Di langit !". Rasulullah bertanya," Siapa saya?". Dijawab lagi, "Kamu Rasulullah". Lalu Rasulullah bersabda, "merdekakanlah ia, karena dia seorang mukminah".

Allah Bukan Batu atau Palang Melintang ataupun Manusia Allah yang Maha Pencipta
MAKA SESUNGGUHNYA ORANG-ORANG YANG MENGATAKAN BAHWA YESUS ADALAH TUHAN DAN PALANG MELINTANG SEBAGAI SESEMBAHAN YANG HARUS DISEMBAH ADALAH UCAPAN TERKUTUK DAN LAKNAT DAN TIDAK AKAN DIAMPUNI OLEH ALLAH ( YAHWEH / ELOHA ) ITU SENDIRI.
Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.( Al Maidah : 73 )


Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl

0 komentar: on "Dua Kalimat Syahadat adalah Syarat Utama Untuk Masuk Islam"

Posting Komentar